Cyber community
penggunaan
dunia maya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Salah satu bentuk kemajuan
internet adalah muncul apa yang disebut cyber world atau dunia maya. Dimana
kita dapat mengakses kapanpun, dimanapun, hubungan secara langsung ataupun
tidak langsung. Burhan Burgin (2009 : 296), teori komunikasi dunia maya atu
yang sering di kenal teori cybercommunity merupakan teori paling akhir dalam
pengembangan ilmu komunikasi atau sosiologi komunikasi.
Cyber world melahirkan berbagai
macam komponen yaitu salah satunya cyber community. Cyber community mendorong
munculnya sebuah ruang kehidupan baru yang sangat prospektif bagi aktivitas
manusia nilai efisiensinya yang sangat tinggi. Tanpa kita sadari cyber
community sering kita gunakan dalam dunia maya pada saat menggunakan facebook
(antaranews.com:Pengguna Facebook di Indonesia tertinggi ketiga dunia).
Pengguna facebook di Indonesia tercatat menempati posisi ke tiga tertinggi di
dunia. Kebanyakan orang menggunakan facebook juga untuk berbagi informasi,
mendukung dalam pemilu contoh komunitas yang akan diangkat adalah komunitas
pendukung
Jokowi.
Cyber community
adalah komunitas siber. Burhan Burgin (2009 : 296), Teori komunikasi dunia maya
atau yang sering di kenal teori Cybercommunity merupakan teori paling akhir
dalam pengembangan ilmu komunikasi atau sosiologi komunikasi. Kajian kajian
tentang perkembangan teknologi telematika menjadi sangat urgen terutama yang
berhubungan dengan perkembangan media baru (new media). New media banyak
menekankan bagaimana kontruksi sosial media memberi kontribusi terhadap
kehidupan manusia secara keseluruhan. Persoalan cyber seperti perumpamaan
“ruang waktu” bahwa manusia memiliki kehidupan baru diatas dunia nyata.

Teori ini
lebih menekankan kelompok sosial yang berkembang didalam dunia maya. Bagaimana
terciptanya kelompok-kelompok, bagaimana komunikasi kelompok dan bagaimana
sebuah media kelompok di dunia maya mekontruksi pesan penggunanya.
Fenomena
tersebut mengandung arti bahwa apa yang terjadi di dunia maya, tidak dapat
dilepaskan begitu saja dengan kenyataan di dunia nyata. Hal ini semakin
diperjelas dengan kenyataan yang memperlihatkan bahwa yang berinteraksi di
dunia maya adalah benar-benar individu manusia. Namun berpegang pada prinsip
bahwa kekuatan sebuah rantai sangat ditentukan oleh mata rantai terlemah. Jelas
terlihat bahwa pada akhirnya faktor manusialah yang akan menentukan.
Ada tiga
kategori pengguna internet, yakni aktif, setengah aktif, dan pasif. Yang
pertama adalah mereka yang berhubungan selama 4 – 8 jam, atau bahkan lebih
dalam sehari selama satu minggu. Kelompok setengah aktif adalah mereka yang
berinteraksi minimal 1 jam dalam sehari selama satu minggu. Sedangkan mereka
yang tergolong pasif adalah mereka yang hanya sesekali membuka situs atau
sekadar membuka e-mail.
Saverin dan
tankard (2005) dalam bukunya teori komunikasi menjelaskan tentang teori
komunikasi dunia maya, meliputi aspek aspek penting teori komunikasi dunia
maya, yaitu
1. Konsep
dasar komunikasi digital , cyber space, virtual reality (VR), komunitas maya
(virtual community ) chat room, multy user domain (MUD), inter aktifitas ,
hypertext, dan multimedia
2. Gagasan
McLuhan tentang perkembangan media baru (New media) melibatkan kesenjangan
pengetahuan kredibilitas media penentuan agenda manfaat dan gratifikasi,
pembauran inovasi dan lain lain.
3. Riset- riset baru pada komuniksai dunia maya yaitu mediamorfosis, riset tentang hypertext, riset multimedia, riset desain antar muka (komunikasi dua arah) riset eros digital atau cinta online, riset kecanduan internet dan depresi.
Konsep
virtualitas dipandang sebagai sifat kemayaan yang tercipta akibat mekanisme
jaringan komputer (cyberspace), akan tetapi melingkupi konsep maya dalam
pengertian yang lebih luas, yang tercipta dalam ruang – ruang yang lebih luas.
( yasraf 2006 : 29)
Dikaitkan
dengan sub judul diatas teori cybercommunity dianggab penting karena merumuskan
sejauh mana teknologi informasi seperti sosial networking berperan serta
menciptakan konsep nasionalisme kekinian dengan pembentukan kelompok dalam
dunia maya. Dalam kelompok dunia maya banyak faktor yang membuat seseorang menikmati
dinamina kelompok antara lain unsur ketidak sengajaan individu serta proses
pencarian kelompok.
Didalam dunia
maya kelompok tidak mencari individu namun lebih kepada individu yang mencari
kelompok. Terciptanya grub di ruang maya lebih menekankan minat individu untuk
bergabung dengan kelompok yang sudah ada atau sebaliknya individu dapat
menciptakan kelompok sesuai dengan keinginan dan minatnya.
Dampak positif
dari adanya komunitas siber :
-
Kompetisi
yang meningkat tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun, pekerja keras dan juga modern
-
Meningkatnya
kemajuan teknologi yang sangat canggih, dan kemajuan ekonomi di negara-negara
Asia melahirkan fenomena yang menarik. Yaitu Perkembangan dan kemajuan ekonomi
telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa
akan semakin kokoh.
-
mampu
menghadirkan berita-berita yang up to date dan berkesinambungan penyajian
berita juga seolah menyempurnakan media-media konvensional dengan mengabungkan
video, teks, dan gambar dengan akses internet yang sagat cepat
-
Cyber
media juga mampu menjadikan masyarakat tidak hanya sebagai konsumen berita,
tapi cyber media juga mampu menjadikan masyarakat sebagai produsen sekaligus
distributor media.
Dampak
negatif dari adanya komunitas siber :
- Memungkinkan Prilaku seseorang yang terlalu terpengaruh oleh perkembangan
cyber aan menjadi lebih asyik pada dunia maya di banding dunia nyata.
-
Dapat membentuk Mental/psikologis seseorang yang buruk seperti rasisme,
seksisme, dan homophobia. Diskusi bunuh diri, melukai diri sendiri, atau orang
lain yang lazim di internet yang akan berujung ke proses hukum
Dengan demikian pembentukan cyber community akan baik jika kita bisa
memahaminya dengan baik terkait fungsi dan manfaatnya. Perkembangan teknologi
informasi juga tidak saja mampu menciptakan masyarakat dunia global, namun
secara materi mampu Masyarakat Cyber mengembangkan ruang gerak kehidupan baru
bagi masyarakat sehingga tanpa disadari, komunitas manusia telah hidup dalam
dua dunia kehidupan, yaitu kehidupan masyarakat nyata dan kehidupan masyarakat
maya (cybercommunity).
Daftar pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar